A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Read To Inspire

Posted: Oct, 12th 2015

Seni Bermain-main

"Every master was once a beginner". Untuk menjadi seorang ahli di suatu bidang, tentunya kita harus banyak belajar pada maestro-maestro yang lebih dulu menghasilkan karya-karya hebat. Ini berlaku untuk semua bidang, termasuk seni, desain dan teknologi. Seorang inovator yang baik akan selalu haus akan ilmu dan pengalaman baru, lewat berbagai pagelaran seni dan juga pameran-pameran. Bagaimana dengan Anda yang tidak punya cukup waktu (atau biaya) untuk melihat langsung karya-karya para pioneer ini?

Karen Wilkinson dan Mike Petrich, lewat bukunya The Art of Tinkering : Meet 150 Makers Working at the Intersection of Art, Science & Technology,  mencoba memberikan jawaban. Buku ini menampilkan pameran terbaik, karya seni, dan proyek-proyek dari museum Exploratorium di San Fransisco, termasuk sebuah kota yang dibangun dari seratus ribu tusuk gigi dan instrumen musik yang dijalankan oleh energi dari laut.

Dengan hanya duduk dan membaca buku ini, Anda akan diajak bertemu dengan 150 inovator berbakat, Scott Weaver, Arthur Ganson, Moxie, Tim Hunkin, AnnMarie Thomas, Ranjit Bhatnajar dan Jie Qi. Satu yang bisa kita pelajari dari seniman-seniman hebat ini, bahwa semua karya mereka dimulai dari “bermain-main”. Tidak ada teori-teori seni tertentu dan tidak ada teknik-teknik formal yang biasa kita temukan di buku.

“The Art of Tinkering” benar-benar mengajarkan artinya mengotak-atik dan bermain-main dengan sesuatu. Dari karya-karya yang terpampang di buku ini, kita akan tahu bagaimana memilih, mengambil bagian-bagian yang terpisah, mengeksplorasi alat dan bahan untuk membangun sesuatu yang benar-benar baru. Nah, ayo kita mulai bermain-main!
 
Judul Buku :
The Art of Tinkering : Meet 150 Makers Working at the Intersection of Art, Science & Technology

Penulis :
Karen Wilkinson, Mike Petrich