A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: May, 12th 2015

Aplikasi Pintar Filter Postingan Kasar



Coba Anda hitung-hitung, kira-kira sudah berapa kali Anda melampiaskan kekesalan dalam bentuk postingan kasar di Facebook, Path atau Twitter? Mungkin kedengarannya sepele, namun Anda tidak akan mengira betapa postingan negatif di social media kelak bisa menjadi bumerang yang akan merugikan diri Anda sendiri. Inilah yang terjadi pada Ethan Czahor, seorang ahli IT yang dipecat dari pekerjaan impiannya karena komentar-komentar kasarnya terlacak di internet.



Ethan awalnya adalah seorang Kepala Teknologi yang bekerja pada kampanye pencalonan presiden Jeb Bush di Amerika Serikat. Sebagai salah satu kepala dari tim pencalonan Presiden, tentu bukan cuma skill dan kemampuan saja yang dinilai, melainkan rekam jejak yang bersih dan sempurna. Di sinilah Ethan “tersandung”,  karena setelah ditelusuri, melalui akun Twitter-nya Ethan pernah membuat rangkaian tweets dengan bahasa yang kasar dan menjurus ke arah rasisme. Buat sebagian orang, masalah ini mungkin masih bisa dimaafkan, tapi sikap rasisme tentunya tidak cocok bagi siapapun yang sedang bekerja dalam tim pencalonan Presiden.



Ethan belajar dari kesalahan dan bahkan menciptakan aplikasi untuk mencegah orang-orang bernasib serupa dengannya, aplikasi untuk sistem operasi iOs ini diberi nama “Clear”. Sesimpel namanya, Clear akan terhubung dengan akun sosial media penggunanya dan melacak seluruh postingan yang mengandung kata-kata kasar untuk dihapus. Aplikasi cerdas ini menggunakan algoritma khusus yang selain mampu mencari secara langsung kata-kata makian atau umpatan, juga bisa mendeteksi kata-kata yang berbau rasis. Saat pencarian selesai, pengguna bisa mengetahui seberapa “bersih” postingan social media mereka dengan melihat daftar kata-kata tidak pantas yang dikumpulkan oleh aplikasi ini. Post-post yang tersaring ini bisa langsung dihapus dari aplikasi ini, jadi penggunanya tidak perlu lagi repot mencari dan menghapus ulang post tersebut  disetiap akun social media mereka.



Aplikasi ini memang baru terpikirkan oleh penciptanya setelah ia dikeluaran, ini menjadi sesuatu yang ironis karena artinya Ethan gagal menyelamatkan dirinya sendiri. Meskipun demikian, aplikasi buatannya ini bisa menyelamatkan banyak orang yang mungkin punya masalah yang sama dengannya. Mau lebih aman lagi? Caranya mudah kok, sekalian saja stop melampiaskan emosi Anda lewat media sosial secara berlebihan.   

Source  : techsquadra.files.wordpress.com, heyclear.com, theverge.com