A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Mar, 02nd 2015

Bagaimana Israel Menjadi "The Startup Nation"

Berbicara tentang perusahaan rintisan digital (startup), Silicon Valley adalah kiblatnya. Tapi predikat “The Startup Nation” justru dipegang oleh Israel.

Israel hanya sebuah negara kecil dengan penduduk sekitar 7,6 juta, namun mereka memiliki sekitar 4.800 perusahaan startup! Arus modal untuk startup yang masuk ke Israel pun yang tertinggi di dunia, yaitu sekitar $170 per kapita, mengungguli Amerika yang hanya $70 per kapita.

Pada tahun 2013 saja, menurut survei TerraLab Ventures seperti dilansir Entrepreneur, ada 1000 startup baru yang lahir di Israel. Jika hilang satu startup, tumbuh dua atau lebih startup baru menggantikannya. Salah satu startup Israel yang berkelas dunia adalah aplikasi lalu lintas Waze, penyedia template website Wix, hingga perusahaan software Check Point Technologies.

Sejumlah perusahaan teknologi raksasa di Amerika seperti Google, Cisco, Microsoft, Intel, hingga eBay pun mengakui hidup dan matinya perusahaan sangat tergantung kepada figur-figur dari Israel.



Di Israel, sejak kecil sudah ditanamkan bahwa mendirikan sebuah startup yang penuh resiko adalah hal yang lazim, berbeda dengan masyarakat di negara-negara lain yang cenderung didorong untuk hidup stabil, memiliki pekerjaan tetap, dan hidup nyaman.

Mari kita lihat faktor-faktor mendukung yang menjadikan Israel sebagai The Startup Nation.

1.    Militer
Di Israel, kebanyakan orang ikut wajib militer sebelum masuk universitas. Berbeda dengan dunia militer di negara lain yang cenderung kaku, dunia militer di Israel justru sangat akrab dengan inovasi. Seringnya Israel terlibat dalam konflik bersenjata di Timur Tengah mendorong banyaknya inovasi dalam bidang militer agar bisa memenangkan pertempuran.

Budaya inovasi dan entrepreneurship ini berkolaborasi dengan budaya militer yang kental akan teamwork dan kepemimpinan yang berorientasi pada misi sangat kuat ditanamkan sejak dini. Hasilnya adalah orang-orang yang kreatif dan penuh inovasi, sekaligus tangguh dan tidak mudah menyerah.

Berbagai inovasi dalam bidang pertahanan ini ternyata juga mendorong banyak inovasi di bidang non-pertahanan, yaitu bidang kesehatan, telekomunikasi, keamanan, transportasi, penerbangan, dan banyak lagi. Ini karena anak-anak muda seusai ikut wajib militer kemudian terdorong untuk mendirikan perusahaan sendiri.

2.    Universitas
Israel memiliki beberapa universitas kelas dunia yang fokus pada teknologi, salah satunya adalah Technion in Haifa. Banyak universitas umumnya menyediakan tempat khusus bagi para entrepreneur untuk saling bertemu dan mengerjakan bisnis bersama-sama.

3.    Pemerintah
Pemerintah Israel sangat mendukung para entrepreneur muda untuk memulai sebuah startup yang penuh resiko rugi dengan menyediakan pembiayaan awal. Pemerintah juga aktif memperkenalkan perusahaan-perusahaan rintisan yang dibangun entrepreneur muda kepada investor, menjalin kerja sama, dan menciptakan program yang mendukung perusahaan rintisan.

4.    Mentor
Para inovator yang telah memasuki masa pensiun tetap mendukung perkembangan inovasi dengan memberikan bantuan finansial dan menjadi mentor bagi para pemula. Mereka menjadi investor bagi para startup sekaligus memberikan konsultasi tentang strategi mengembangkan bisnis dan bagaimana memenangkan pasar.