A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Oct, 09th 2015

Battle of Surabaya, Film Animasi Karya Anak Bangsa

Setelah beberapa waktu yang lalu film-film bergenre super hero ramai memenuhi bioskop-bioskop di tanah air, kini mulai bermunculan film-film animasi untuk memberikan warna dan pilihan lain bagi para penikmat film di Indonesia. Salah satunya adalah film Battle of Surabaya.

Bagi anda yang belum tahu, Battle of Surabaya adalah film animasi 2D, drama, aksi dan sejarah Indonesia produksi MSV Pictures. Karya perdana sutradara muda Aryanto Yuniawan ini menampilkan tokoh dan cerita fiktif, namun berlatar belakang sejarah perjuangan bangsa Indonesia pada saat perang Surabaya 1945. Trailer film ini telah meraih beberapa penghargaan, di antaranya Most People's Choice Award IMTF (International Movie Trailer Festival) 2013 dan Nominee Best Foreign Animation Award 15th Annual Golden Trailer Award 2014.



Sekadar memberi gambaran, film ini menceritakan petualangan Musa, remaja tukang semir sepatu yang menjadi kurir bagi para pejuang arek-arek Suroboyo dan TKR dalam peristiwa pertempuran dahsyat 10 November 1945. Cerita dalam film ini memang merupakan cerita adaptasi dari pertempuran 10 November di Surabaya. Selain tokoh-tokoh nyata, terdapat tokoh fiktif yang sengaja dibuat untuk memperkuat pesan yang ingin disampaikan, yaitu tentang semangat, cinta tanah air, dan perdamaian.

Bisa dibilang, Battle of Surabaya adalah film animasi layar lebar karya anak bangsa terbaik saat ini. Kesuksesan film ini merupakan hasil dari kerja keras orang-orang yang ada di belakangnya. Cerita di balik kesuksesan film Battle of Surabaya ini pun tidak bisa dibilang mulus. Banyak jalan terjal yang harus mereka lalui, termasuk penolakan-penolakan dari beberapa pihak (televisi lokal).



Battle of Surabaya memasuki produksi pada pada tahun 2012, dengan mempekerjakan sekitar 180 orang di sektor animasi yang berpusat di Yogyakarta. Di tengah-tengah produksi, tim Battle of Surabaya kedatangan perwakilan dari Disney Asia Pacific, yang mengaku tertarik dengan adanya sebuah studio animasi baru di Indonesia saat itu. Pihak Disney kemudian memberi beberapa saran tentang produksi film animasi kepada MSV dan AMIKOM yang kemudian diterapkan di Battle of Surabaya.

Pihak Disney pun membuka kemungkinan bagi Battle of Surabaya untuk bisa dirilis secara internasional dengan Disney sebagai mitra distribusinya. Namun sebelumnya, mesti banyak yang harus dilakukan sebelum mimpi itu bisa terwujud, seperti misalnya melakukan proses dubbing bahasa Inggris, Karena biar bagaimanapun untuk bisa rilis worldwide, sebuah film haruslah berbahasa Inggris.

Source : smeaker.com, indonesiakreatif.net