A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Apr, 13th 2015

eSight: Kacamata Khusus Bagi Tunanetra

Bayangkan jika para tunanetra yang telah berjuang dengan kebutaan selama belasan atau bahkan puluhan tahun, bisa kembali melihat dengan bantuan teknologi. Akan semakin banyak senyuman yang bisa diciptakan, akan muncul banyak kesempatan yang terbuka lebar dan tentunya akan semakin tinggi cita-cita yang bisa digapai oleh seorang tunanetra.

Sebuah kacamata khusus bernama eSight berhasil membantu penyandang tunanetra bisa melihat kembali. Belum lama ini, seorang wanita 29 tahun bernama Kathy Beitz di Kanada bisa melihat anaknya yang baru lahir setelah ia kehilangan penglihatannya sejak usia sekolah dasar. Dia memiliki penyakit bernama Stargardt yang menyebabkan menderita degenerasi makular. Kondisi tersebut menempatkan sebuah blind spot yang mengaburkan sebagian besar penglihatannya. Namun saat menggunakan eSight akhirnya dia mampu melihat dari kondisi keburaman tersebut.



eSight adalah perangkat kacamata yang menggabungkan antara kamera, teknologi layar, dan komputasi canggih yang mampu memberikan rekaman secara real-time bagi para penyandang kebutaan. Kacamata tersebut secara dramatis meningkatkan kemampuan melihat pengguna yang memiliki low vision.

Cara kerja kacamata canggih ini adalah kacamata merekam video kualitas HD sesuai kemampuan melihat pengguna, kemudian video yang terekam dikirim ke controller. Controller kemudian mengoptimalkan video sesuai setelan pengguna dan menyesuaikan kondisi mata. Beberapa setelan yang bisa dilakukan antara lain pembesaran, kontras, kecerahan, dan warna sesuai kondisi mata dan situasi. Video dikirim balik ke kacamata dan tampil di layar LED secara real-time. Jadi, obyek yang dilihat oleh pengguna sebenarnya adalah video yang tampil secara real-time.



Beberapa jenis kebutaan yang bisa terbantu oleh kacamata ini adalah degenerasi makular, diabetes retinapati, stargardt, albinisme okular, Herediter Optic Neuropathy, Cone-Rod Dystrophy, beberapa jenis glaukoma, dan beberapa jenis low vision yang lain.

Jika alat ini bisa segera diproduksi secara massal, tentu akan sangat membahagiakan bagi para tunanetra untuk lepas dari kegelapan yang selama ini membelenggu mereka.