A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Aug, 25th 2015

Jangan Salah Memilih Partner



Di dunia ini ada banyak hal hebat yang berhasil diciptakan oleh orang-orang yang hebat. Bahkan diantara orang-orang hebat ini, ada orang yang mempunyai lebih dari satu talenta. Namun sehebat apapun dan sekreatif apapun seseorang, mustahil ia bisa menyelesaikan banyak pekerjaan dalam waktu yang bersamaan dengan tepat waktu. Untuk itulah dalam sebuah pekerjaan, termasuk pekerjaan yang berhubungan dengan hal-hal kreatif, seseorang membutuhkan partner atau rekan.

Begitu juga dengan Anda yang mungkin sedang membangun sebuah projek startup. Demi tercapainya tujuan bersama, seorang founder harus menemukan co-founder untuk membantunya. Lalu bagaimana cara mencari dan menemukan co-founder yang paling tepat untuk Anda?



1. Teman baik, belum tentu partner yang baik

Jangan salah, tapi memang pada kenyataannya banyak startup yang kurang berhasil karena hubungan pertemanan yang terlalu kental. Bekerja sebagai partner membutuhkan kesepahaman dan chemistry yang sedikit berbeda dengan sekedar hubungan pertemanan. Partner harus bisa saling membantu dan menggantikan, saat satu orang mengalami kesulitan, maka yang lain harus bisa menangani masalah tersebut dengan sigap.  

2. Hindari kelompok pertemanan

Jika ada seorang teman yang membawa sekelompok temannya untuk bergabung dengan Anda, sebaiknya pikirkan ulang. Masalah akan terjadi saat nantinya komunikasi mereka akan menjadi lebih intens daripada komunikasi mereka dengan anda sebagai founder. Hal ini pasti akan mengganggu kelangsungan projek startup Anda.  

3. Yang bekerja, bukan yang bicara

Suatu saaat, Anda akan bertemu dengan orang yang memulai pembicaraan dengan kalimat “Saya bisa saja lebih baik dari orang itu, kalau Saya mau..”.  Orang-orang inilah yang harus Anda hindari untuk dijadikan partner karena biasanya mereka hanya mahir bicara dan mengandalkan ide-ide kosong belaka tanpa melakukan eksekusi apapun.



4. Cari partner berkualitas "A"

Jika Anda adalah seorang kreator dengan kualitas “A”, maka Anda wajib mencari orang dengan kualitas “A” juga untuk mengimbangi Anda sebagai partner. Menurunkan kualitas sumber daya manusia bukanlah pilihan, seperti yang pernah dikatakan oleh mendiang Steve Jobs : “Jika A memilih orang berkualitas B, dan B memilih orang berkualitas C, maka tidak perlu menunggu lama hingga perusahaan mendapatkan orang-orang dengan kualitas Z”

Bekerja sendirian memang sulit, namun memilih partner yang salah justru akan semakin mempersulit perjalanan startup Anda. Intinya jangan takut untuk mencoba dan menurut para ahli, jangan hanya terpaku pada satu partner saja.  Anggaplah projek startup Anda adalah sebuah roller coaster, maka tentunya semakin banyak orang akan semakin menyenangkan bukan?

Source: www.techinasia.com