A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Aug, 21st 2015

Merdeka Dari Kebuntuan Ide

Merdeka bisa berarti banyak hal, termasuk bebas berekspresi untuk menentukan logo ulang tahun kemerdekaan Indonesia. Seperti yang kita tahu, sejak peringatan kemerdekaan Indonesia yang ke-60 sekitar 10 tahun yang lalu, kita punya logo yang begitu melekat di kepala. Logo tersebut berupa angka “6” dan “0” yang berdekatan dengan satu bendera di bagian kanan. Cukup simpel dan iconic, sayangnya konsep ini kemudian diulang-ulang selama nyaris 10 tahun lamanya sehingga semua logo jadi serba sama. Yang berbeda hanya penambahan bendera yang membuat desain aslinya bertambah runyam.



Sejak saat itu, masyarakat kreatif Indonesia mulai “memberontak” terhadap logo-logo resmi HUT RI yang dikeluarkan oleh pemerintah. Bahkan seorang inovator bernama Wahyu Aditya melalui Kementerian Desain Republik Indonesia (KDRI) yang dibuatnya sukses membuat lomba desain logo HUT RI yang memunculkan banyak sekali logo-logo berkualitas rancangan desainer-desainer berbakat nusantara. Logo-logo ini dibuat sejak ulang tahun RI yang ke 65 dan jauh lebih diminati daripada logo resmi dari pemerintahan.

Untungnya hal ini tidak berlangsung lebih lama, mulai tahun ini Indonesia akan punya logo resmi baru dengan sentuhan desain yang artistik. Sosok di balik logo 70 tahun Indonesia Merdeka ini adalah Shafiq Muljanto, Creative Director dari Dentsu Strat. Logo ini merupakan project negara yang dipilih langsung oleh Presiden Jokowi dan panitia hari ulang tahun kemerdekaan Indonesia.



Usia 70 tahun adalah sesuatu yang besar, maka perombakan logo resmi HUT RI kali ini juga merupakan sebuah momen besar bagi masyarakat kreatif Indonesia. Karena akhirnya negara lebih aware terhadap masalah grafis dan branding. Menurut Shafiq, pesan yang ingin disampaikan lewat logo ini adalah pertama membangun semangat nasionalisme untuk memberikan sesuatu kepada negara, dan yang kedua lewat lambang lingkaran ini, Shafiq mencoba menyampaikan bahwa kerja itu tidak pernah berhenti. Dan ini sejalan dengan jargon yang dicetuskan oleh presiden Jokowi yaitu ‘Ayo Kerja’.

Meskipun desainnya sendiri banyak dikritisi, ini adalah sebuah perubahan baru yang bisa menyegarkan visual kita, terutama masyarakat kreatif Indonesia. Hal kecil seperti ini pun layak mendapat perhatian besar dari negara, karena hal-hal seperti inilah yang akan membentuk generasi muda Indonesia menjadi lebih kreatif, inovatif dan merdeka dari kebuntuan ide!

Source : mix.co.id, www.merdeka.com