A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Aug, 21st 2015

Mobil Tanpa Pengemudi

Ketika mengingat betapa melelahkannya mengemudikan mobil di jalanan yang sering macet, mungkin memiliki mobil yang bisa otomatis berjalan sendiri sempat menjadi angan-angan di benak anda. Namun saat ini, hal itu bukan lagi hanya sebuah angan-angan, karena baru-baru ini Google telah berhasil mewujudkan mobil tanpa pengemudi atau Self Driving Car!

Mobil ini didesain dengan bentuk menyerupai marshmallow berwarna putih dan hanya dilengkapi dengan dua kursi. Dilengkapi dengan kombinasi 3D laser mapping, GPS, dan radar untuk menganalisa dan menginterpretasi lingkungan sekitarnya. Sistem radarnya menarik karena membuat mobil ini mampu ‘memandang’ hingga menembus obyek, dan mobil tanpa awak Google ini juga memiliki perhatian 100% bukan hanya pada jangkauan pandang di arah depan, tapi 360 derajat kesemua arah, sehingga mengurangi resiko terjadinya kecelakaan.



Selain itu, mobil ini peka pada rambu-rambu jalan serta mampu berkendara sesuai lampu jalan. Dan yang lebih hebat lagi, Self Driving Car juga peka terhadap keberadaan manusia, sehingga ia bisa berhenti sendiri ketika ada pejalan kaki yang menyeberang jalan.

Namun, meski terkesan sudah sangat canggih, bukan berarti mobil ini sudah sempurna. Self Driving Car masih punya beberapa kekurangan. Salah satunya, mobil ini tidak bisa mengemudi di tengah salju, hujan lebat, serta zona konstruksi karena banyaknya rintangan yang harus dipertimbangkan.  Selain itu, mobil pintar Google ini pun tidak terlalu peka pada perubahan kondisi fisik jalan. Dalam beberapa kejadian, Self Driving Car akan meluncur melewati lubang besar di jalan tanpa berusaha menghindarinya.



Terlepas dari kecanggihan teknologinya, sepertinya Google masih harus bekerja keras untuk meningkatkan keamanan mobil otomatisnya. Seperti yang dilansir di beberapa media, dalam enam tahun terakhir, mobil otomatis Google sudah mengalami 11 kecelakaan. Namun, kecelakaan yang terjadi belum pernah memakan korban jiwa dan hanya merupakan kecelakaan kecil. Pihal Google sendiri menegaskan bahwa kecelakaan yang terjadi di jalanan, 94% disebabkan karena human error dari pengendara lain seperti melakukan menelpon, SMS, makan dan lain-lain saat berkendara.

Source: www.thenational.ae, s3.amazonaws.com