A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Apr, 29th 2015

Pesawat Intai NKRI yang Mungil dan Handal

Wilayah Indonesia yang sangat luas dengan lebih dari 17 ribu pulau merupakan kawasan yang cukup rawan, mulai dari pencurian ikan, transaksi ilegal, penyusupan, hingga kebakaran. Karenanya diperlukan pengawasan yang ketat, salah satunya adalah menggunakan pesawat tanpa awak (nirawak).

Peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) menciptakan pesawat udara nirawak (PUNA) bernama Wulung. Pesawat ini akan memperkuat personel TNI di udara. Selain itu pesawat PUNA Wulung bisa juga untuk pengawasan transportasi, search and rescue (SAR), penelitian atmosfer, pengawasan kebencanaan, kargo operasi hujan buatan, pengelolaan pertanian dan perkebunan, pemantauan pencurian ikan, hingga pengawasan daerah perbatasan.

Wulung dirancang sebagai pesawat nirawak yang stabil agar mampu diberi muatan seperti kamera untuk pemotretan atau perekaman video. Kamera yang digunakan bisa berputar dan dilengkapi inframerah sehingga bisa merekam pada malam hari. Hasil rekaman pun bisa disaksikan secara real-time dari stasiun pengendali di darat. Semua teknologi ini dibuat untuk memaksimalkan keamanan udara wilayah Indonesia.

Wulung lahir pada tahun 2008. Dengan berat hanya 120 kg, Wulung didesain super ringan dan dilengkapi teknologi autonomous untuk menggantikan sistem kendali jarak jauh memakai remote control. Pesawat dikendalikan melalui stasiun pengontrol (ground control station) dengan mobil mini bus. Sistem kerja autonomous ini memakai sistem perintah tujuan yang harus dicapai pesawat sehingga akurasinya terjaga. Ketahanan terbang Wulung maksimum 4 jam dan jarak jelajah maksimum 200 km, serta ketinggikan terbang 12.000 kaki.

Selain Wulung, BPPT juga mengembangkan beberapa pesawat pengintai jarak pendek maupun jarah jauh lain seperti Sriti, Alap-alap, dan Gelatik. Meskipun namanya unik dan terkesan lucu karena mengikuti nama-nama burung, namun pesawat-pesawat itu tentunya merupakan unit berteknologi canggih yang mampu menjaga kedaulatan negara kita.