A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Dec, 15th 2015

Rantai Tank Indonesia di Kendaraan Tempur Dunia



Culture is the Soviet tank or L.A. cop that guns him down -Eddward Abbey-Quote tersebut membuktikan kalau banyak peralatan perang yang diciptakan oleh luar negeri, termasuk kendaraan perang paling powerfull, yaitu tank. Tank merupakan kendaraan perang yang tahan akan peluru, sangat kuat, dan dapat melindas segala benda yang ada didepannya. Sebenarnya, tank diciptakan tidak hanya di luar negeri saja, tapi Indonesia juga dapat menciptakan tank setangguh ciptaan luar negeri.

Tank tangguh buatan Depok, Jawa Barat



Tank angkut amfibi marinir TNI AL terjun dari ketinggian lebih dari 5 meter, dari darat terjun ke laut. Tank tersebut melaju dengan kecepatan tinggi yang menghantam air laut dengan sangat keras sekali. Para TNI AL melakukan hal tersebut untuk memperingati hari jadi TNI yang jatuh pada tanggal 5 Oktober 2015 lalu. Berbagai macam kendaraan tempur beserta aksinya ditampilkan didepan president RI, Joko Widodo. Setelah di cek kembali, seluruh komponen tank masih utuh, termasuk rantainya.

Semua kendaraan perang tersebut komponen utamanya terdiri dari rantai, roda dan ban penggerak diciptakan oleh Edi Suyanto. Beliau merupakan pendiri Indo Pulley yang bersembunyi dibalik kokohnya rantai dan komponen tank Indonesia. Edi bekerja di bengkel tempat menciptakan rantai tangguhnya itu di Cilodong, Depok, Jawa Barat.

Sejak 5 tahun yang lalu, dia memulai usahanya ini dengan memproduksi rantai tank jenis AMX-13 buatan Prancis sejumlah 600 unit. Rantai ini kemudian digunakan untuk para TNI nasional. Edi diminta untuk menciptakan rantai itu oleh Jendral TNI Pramono Edhie, lalu dinyatakan lulus uji coba oleh litbang TNI AD.

Kesuksesan tidak menghentikan manusia untuk berinovasi lebih kreatif



Tidak puas sudah berhasil membuat rantai tank, Edi membuat inovasi lain yakni membuat ban yang tahan peluru kaliber 7,62 mm. Ban inovasi Edi mempunyai keunggulan tersendiri, yaitu masih bisa dikendarai hingga 120 km setelah kempis. Ban ini diatas lebih unggul dari pesaing sebelumnya, yang hanya dapat bertahan sejauh 20 km setelah terkena tembakan.

Kesuksesan Edi sampai terdengar oleh Negara lain. Dia dilibatkan oleh Kementrian Pertahanan untuk memproduksi rantai tank, suspense dan roda tank untuk beberapa proyek Kementrian Pertahanan dengan mitra asing yang mau bekerjasama dengan Indonesia.

Inovasi Edi tidak berhenti begitu saja, dia masih ingin menambahkan kekuatan pada kendaraan tempur. Lalu, dia menambahkan komponen karet pada rantai tank jenis BMP-3. Dia terinspirasi dari tank Rusia yang dapat mendarat di landasan beton dengan kondisi rantai masih utuh. Namun, versi Rusia tidak mempunyai bantalan karet.

Source : jakartagreater.com, www.teropongbisnis.com