A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Nov, 05th 2015

Sistem Keamanan Mobil Paling Canggih



Meninjau dari tingkat kecelakaan kendaraan khususnya mobil di jalan raya, misalnya saja seperti di Amerika Serikat, lebih dari 33.000 orang meninggal dalam kecelakaan di jalan setiap tahun, dan mayoritas dari mereka disebabkan oleh manuver mengemudi yang berisiko (human error). Kini banyak produsen-produsen mobil dan para ilmuan yang berlomba untuk menciptaan sistem pengamanan yang bisa diterapkan kedalam sebuah kendaraan.

Hampir semua sistem bantuan driver yang ada saat ini berfokus hanya pada lingkungan eksternal, dan tidak di dalam kabin mobil. Permasalahan itulah yang sedang dicoba memperbaiki oleh Brain4Cars. Awalnya mereka memantau pengemudi melalui kamera, sensor taktil, dll. Semua itu bertujuan untuk mempelajari tentang perilaku pengemudi.



Salah satu aplikasi yang mereka tawarkan untuk menunjung keamanan dalam berkendara adalah untuk mengantisipasi manuver mengemudi beberapa detik sebelum hal-hal yang tidak diinginkan (kecelakaan) itu terjadi, yang bertujuan untuk mengingatkan pengemudi agar lebih berhati-hati.

Sistem pengamanan yang dimaksud adalah berupasensor wajah yang kemudian akan menghasilkan feedback berupa tanda-tanda yang akan diberikan oleh “suatu alat” untuk menginformasikan beberapa situasi kepada pengemudi di dalam mobil. Misalnya saja jika pengemudi ingin berbelok ke kiri, sisi kiri dari setir kemudi atau tempat duduk dapat bergetar sebagai peringatan. Para peneliti meyakini suara dan sinyal visual dapat digabungkan ke dalam sistem. Selain itu, sistem tersebut juga mampu melihat info GPS dan memberikan peringatan jika pengemudi salah berbelok atau berlawanan arah di jalur yang hanya satu arah.

Untuk mengembangkan algoritma sistemnya, peneliti merekam aktivitas berkendara sebanyak 10 orang selama dua bulan. Kemudian mereka menggunakan data tersebut untuk dianalisis. Hasilnya algoritma sistem tersebut dapat memprediksi tindakan pengendara lebih cepat 3,53 detik dan 77,4 persen hasilnya tepat.



Para peneliti masih meneliti hal tersebut dan juga akan menambahkan beberapa fitur dalam sistem pencegahan kecelakaan mobil tersebut. Meskipun dalam prakteknya, kecelakaan yang terjadi di jalanan lebih sering terjadi dikarenakan oleh pengemudi yang kurang berhati-hati. Maka dari itu, sebaiknya tetaplah menjadi pengemudi yang baik, yang saling menghormati sesama pengemudi yang lainnya. Bila kepedulian antar pengemudi telah menjadi prioritas di dalam diri si pemengudi, niscaya tingkat kecelakaan di jalan akan jauh lebih berkurang, bahkan meski tanpa sistem pengamanan yang berlebihan.

Source : www.teknoup.com