A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Apr, 08th 2015

Tak Ada Supporter, Robot pun Jadi

Kehadiran supporter bagi sebuah tim olahraga ibarat pemain yang tidak ikut bermain. Meskipun demikian, klub dan supporter memiliki hubungan timbal balik yang tidak bisa dipisahkan. Kehadiran para supporter yang tanpa lelah terus memberi dukungan, membuat semangat bertanding para pemain menjadi semakin berkobar. Kalau sudah begini, maka biasanya kemenangan hanya tinggal menunggu waktu.

Tak mengherankan jika klub olahraga memberikan perlakuan khusus kepada suporternya, seperti yang dilakukan oleh klub baseball The Hanwha Eagles dari Korea Selatan. Sayangnynya, klub baseball ini hanya pernah satu kali menjadi juara, dan parahnya dalam lima tahun terakhir telah mengalami lebih dari 400 kekalahan. Hal ini membuat The Hanwha Eagles perlahan-lahan kehilangan banyak suporter.

Agar stadion tidak terasa sepi, Manajemen The Hanwha Eagles kemudian menciptakan supporter robot (fanbot). Robot-robot tersebut ditempatkan duduk di bagian belakang, diantara para supporter asli. Teknologi ini bahkan memungkinkan supporter yang tidak bisa menonton langsung ikut “hadir” di lapangan. Caranya adalah dengan memanfaatkan media sosial untuk mengirimkan dukungan dan wajah para pendukung di rumah akan terpampang pada wajah robot dalam bentuk tampilan LED.

Supporter robot tersebut dilengkapi speaker yang bisa mengeluarkan suara yel-yel dengan keras. Bukan cuma itu, dari koreografi khas pendukung baseball hingga gerakan mexican wave juga bisa diperagakan robot-robot ini dengan kompak. Diharapkan, dengan kehadiran robot supporter ini, semangat bisa menular kepada suporter asli yang hadir di stadion. Alhasil, suasana stadion pun menjadi lebih riuh dan lebih bisa membangkitkan semangat pemain.

Meskipun dibuat dengan teknologi canggih dan dilakukan secara menarik lewat media sosial,  namun kehadiran suporter robot ini malah menjadi blunder bagi tim The Hanwha Eagles.Tim ini malah dianggap tidak mampu menghadirkan penonton asli sampai harus membuat supporter robot. Ujung-ujungnya, The Hanwha Eagles malah menjadi bulan-bulanan suporter lawan. Mereka bahkan memplesetkan The Hanwha Eagles menjadi The Hanhwa Chickens yang artinya pengecut. Beginilah jika inovasi teknologi tidak dibarengi dengan strategi yang tepat. Miris ya?