A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Feb, 18th 2015

Teknologi di balik Ironman

Meski sangat heroik, aksi tokoh ciptaan Marvel comics ini memang cuma sebatas di layar lebar. Namun tahukah Anda, bahwa semua teknologi yang digunakan pada pakaian super ini merupakan ‘pengembangan’ dari teknologi-teknologi asli yang sedang diteliti saat ini.

Penasaran dengan teknologi di balik baju baja Ironman? Simak pembahasan berikut ini!

 Artificial Intelligence
 ‘Jarvis’, A.I alias super komputer dengan kecerdasan buatan ini jadi asisten setia Tony Stark dalam film Ironman. Dalam kenyataannya, artificial intelligence semacam ini sudah dikembangkan sejak puluhan tahun yang lalu, namun sepertinya masih dibutuhkan waktu yang sangat lama sampai sebuah program komputer bisa menirukan manusia secara sempurna seperti Jarvis. Dr. Diane Cook dari Washington State University’s School of Computer Science and Electrical Engineering juga mengembangkan teknologi serupa. Program yang ia kembangkan mampu mencari dan mengintepretasikan informasi secara mandiri. Jika diprogramkan pada AC, maka ia akan mampu menyala secara otomatis jika suhu ruangan bertambah panas.

Repulsors

Repulsor ray, adalah sinar penghancur yang ditembakkan oleh Ironman melalui kedua telapak tangannya. Teknologi sinar laser untuk senjata seperti ini sudah lama dikembangkan, Patrick Priebe seorang asal Jerman menciptakan senjata yang mirip repulsor dengan bentuk yang sederhana untuk dipasangkan di tangan. Sumber energinya berasal dari bateri litihium-ion dan mampu mengeluarkan sinar laser berwarna biru yang bisa membuat korek terbakar dan balon meledak.

Arc Reactor
Reaktor palladium yang memberikan energi pada Ironman sekaligus melindungi organ tubuh bagian dalam Tony Stark dari serpihan bom yang berbahaya. Di dunia nyata, elemen palladium ini benar-benar ada dan pada tahun 80-an pernah digunakan dalam percobaan berbahaya yang disebut-sebut bisa menciptakan energi nuklir dalam suhu ruang.

Boot Jets
Yang terakhir adalah mesin jet yang terletak di sepatu sang Ironman. Boot Jets ini membuat Ironman bisa terbang dan ber-manuver dengan kecepatan tinggi seperti layaknya pesawat jet tempur. Dalam catatan sejarah, di tahun 1919 ilmuwan Rusia Aleksandr Fyodorvich membuat jet pack sederhana dan pada tahun 1960, jet pack lain yang berasal perusahaan Bell Rocketbelt dipamerkan ke publik. Jet bertenaga plasma seperti yang ditampilkan di film Ironman sebenarnya cukup realistis, namun mustahil bisa diciptakan dengan ukuran sekecil itu dalam waktu dekat ini.

Di balik topeng bajanya, Ironman hanyalah seorang manusia biasa tanpa kekuatan super. Untungnya, Tony Stark mempunyai dua kelebihan penting, kecerdasan yang luar biasa dan uang untuk mewujudkan semua imajinasinya. Memang tidak ada yang tidak mungkin, siapa tahu suatu saat nanti teknologi akan semakin canggih dan superhero dengan seperti Ironman akan benar-benar muncul.