A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Whats Hot

Posted: Feb, 13th 2015

Teleportasi, Mustahil Atau Mungkin?

Sejak roda dikenal lebih dari 5000 tahun lalu, manusia bisa melakukan perjalanan lebih cepat. Berbagai alat transportasi yang menggunakan roda kemudian diciptakan, mulai dari sepeda, sepeda motor, mobil, hingga kereta. Alat transportasi kemudian berkembang dengan ditemukannya moda terbang yang melahirkan pesawat hingga roket.

Namun semua alat transportasi tersebut masih mengharuskan kita melintasi jarak fisik, yang kadang memakan waktu lama. Coba bayangkan seandainya ada cara bepergian yang tidak perlu menggunakan alat transportasi, seperti ada dalam serial televisi Star Trek. Kita berpindah lokasi secara langsung, tanpa melintasi jarak fisik. Seakan-akan kita menghilang, tapi tiba-tiba muncul di tempat lain. Mungkinkah ini bisa jadi kenyataan? Untuk saat ini memang belum ada seorang pun yang bisa memastikan.

Metode yang dikenal sebagai teleportasi ini pertama kali dikenal dalam Star Trek pada tahun 1960-an. Cara kerjanya memang sangat futuristik. Orang atau benda yang akan dipindah sebelumnya diurai dahulu hingga ke tingkat atomik/kuanta. Selanjutnya dengan transmiter khusus, kuanta-kuanta ini dikirim dengan kecepatan cahaya menuju sebuah tempat yang posisi koordinatnya telah direkam. Di tempat inilah orang atau benda yang dikirim tadi disusun kembali sesuai ujud dan sifat semula. Seluruhnya dikendalikan dari mesin transporter di tempat pengiriman.

Ide teleportasi ini baru pada tahun 1993 mulai dicoba untuk diwujudkan dalam dunia nyata oleh fisikawan Charles Bennett dan tim peneliti IBM. Saat itu Charles Bennett menegaskan bahwa teleportasi kuantum adalah hal yang mungkin, jika obyek asli yang diteleportasi dihancurkan.

Bennett dan kawan-kawannya sendiri paling tidak telah sukses dalam eksperimennya. Diantara yang paling menakjubkan adalah lewat uji coba teleportasi kuantum. Bennett berhasil untuk pertama kalinya membuktikan bahwa moda teleportasi bukanlah sesuatu yang mustahil. Mereka berhasil 'mengirim' sebuah foton ke suatu tempat. Dan, di tempat tujuan, foton itu didapati dengan fisik dan sifat yang serupa.

Sedangkan eksperimen terbaru pada Mei 2014, tim ilmuwan dari Delft University of Technology di Belanda, yang dipimpin Prof. Ronald Hanson berhasil melakukan teleportasi sebuah partikel, namun baru mencapai jarak 3 meter tapi dengan tingkat kesuksesan 100 persen. Meski jaraknya masih tergolong dekat namun eksperimen ini merupakan langkah langkah maju yang sangat penting.