A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Only variable references should be returned by reference

Filename: core/Common.php

Line Number: 257

BIANG INOVASI

Manis Tebu yang Jadi Rebutan

Pada era ratusan tahun yang lalu, tebu merupakan salah satu sumber daya alam penting yang selalu diperebutkan, tebu juga menjadi salah satu alasan mengapa pemerintahan Belanda begitu lama menjejakkan kakinya di Indonesia. Saat Belanda membuka koloni di Pulau Jawa di abad ke-17, kebun-kebun tebu monokultur mulai dibuka oleh tuan-tuan tanah, dari Batavia hingga berkembang ke arah timur.

Tebu adalah tumbuhan asli Nusantara yang berasal dari bagian timur Indonesia. Industri tebu telah hadir di Indonesia sejak ratusan tahun silam dan pernah membawa Indonesia menjadi eksportir gula terbesar kedua di dunia setelah Kuba. Puncak kesuksesan perkebunan tebu di Indonesia terjadi pada awal tahun 1930-an, dengan 179 pabrik pengolahan dan produksi mencapai tiga juta ton per tahun. Sayangnya sejak tahun 1957, semua pabrik gula dinasionalisasi dan diregulasi secara ketat hingga Indonesia kembali tertinggal menjadi importir gula.  

Setidaknya terdapat 10 jenis produk turunan tebu yang bisa dikategorikan sebagai produk unggulan. Enam diantaranya dihasilkan dari bahan baku tetes tebu, seperti etanol, MSG, ragi roti dan asam sitrat. Tiga produk sisanya dihasilkan dari ampas tebu, yaitu kertas, listrik, papan partikel dan etanol.

Indonesia sendiri memiliki lembaga yang khusus menangani sumber daya alam ini, yaitu PTPN X (sepuluh) yang membangun pabrik bioetanol terintegrasi dengan pabrik gula Gempolkerep di Mojokerto, Jawa Timur. Saat ini, bioetanol “fuel grade” 99% yang ramah lingkungan telah menjadi pengganti BBM fosil dan sudah diekspor ke Filipina dan Singapura.

Sumber : antaranews, wikipedia


No Comment Yet